Gas Melon Langka, SIRA Akan Laporkan Pertamina MOR 2 Sumbagsel ke Pusat

by -256 Views

PALEMBANG,BeritaSip.com – Puluhan massa tergabung dalam Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) menggelar aksi demonstrasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kelurahan Seberang Ulu II, Kota Palembang tepatnya depan kantor Pertamina MOR 2 Sumbagsel.

Kedatangan mereka yakni menanggapi banyaknya keluhan masyarakat tentang gas melon/gas elpigi 3 kg yang tengah mengalami kelangkaan. Bahkan beberapa tempat menjual dengan harga diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Akhir-akhir ini banyaknya keluhan-keluhan dari masyarakat tentang gas melon atau Gas Elpigi 3 kg tengah mengalami kelangkaan dan harga yang dijual di masyarakatpun melebihi HET di sejumlah daerah seperti Lahat dan Musi Banyuasin, Banyuasin, OKI, Ogan Ilir, Pali,” kata Koordinatro aksi, Rahmat Sandi Iqbal, Senin (8/11/2021).
Dikatakannya, Program subsidi gas elpiji 3 kg merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat miskin, untuk itu jangan sampai kebutuhan yang mendasar ini menjadi persoalan ditengah-tengah masyarakat yang tengah kesusahaan akibat pandemi.

Selain itu dikatakan, munculnya indikasi permasalahan kelangkaan gas elpiji 3 kg (bersubsidi) ini diduga adanya beberapa persoalan, yang pertama diduga disebabkan adanya penyalahgunaan oleh Agen-agen dalam penyaluran Gas elpiji 3 kg (bersubsidi) yang diduga terdapat banyak penyimpangan dan diduga tidak tepat sasaran serta diduga Agen-agen tersebut menjual kepangkalan gas melebihi HETyang telah ditentukan.

Yang kedua, langkanya gas elpigi 3kg (bersubsidi) belakangan ini di sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Selatan. Juga diduga lalainya peran GM Pertamina MOR 2 Sumbagsel dalam menjalankan fungsinya mengawasi agen – agen gas dalam penyaluran gas bersubsidi tersebut. sehingga diduga tidak mampu mengatasi kelangkaan dalam menstabilkan pasokan gas elpiji 3 kg (bersubsidi) di sejumlah daerah di Sumatera Selatan.

“Hal ini tentunya menjadi sebuah pukulan bagi masyarakat apalagi ditengah masyarakat yang saat ini tengah kesulitan dalam menghadapi dampak dari krisis pandemi covid 19. Masyarakat juga harus kembali dihadapkan dengan permasalahan mahal dan langkanya pasokan gas elpigi 3 kg,” tegasnya didampingi Koordinator lapangan, Rahmat Hidayat.

Sebagai kontrol sosial, pihaknya berharap agar otoritas terkait dalam hal ini PT. Pertamina Mor 2 Sumbagsel untuk betul-betul menjamin ketersediaan gas elpiji 3 kg kepada rakyat yang berhak menerima dengan harga terjangkau. dengan sasaran target yaitu kelompok masyarakat miskin, rentan miskin dan atau masyarakat tidak mampu.
Sayangnya, aksi demonstrasi yang dianggap sebagai pembelaan terhadap masyarakat ini diduga belum digubris oleh pihak pertamina. Oleh sebab itu, dalam waktu dekat SIRA akan melaporkan Pertamina Mor 2 Sumbagsel ke Pertamina pusat dan akan kembali melakukan aksi damai disana.

“Kita kecewa terhadap mereka yang diduga tidak menggubris keluhan masyakat sudah satu jam kita disana tapi tidak ada tanggapan. Kita disini membawa keluhan masyarakat jadi harusnya bagaimana ini solusinya bicara sama-sama. Kami tidak butuh duduk di dalam ruangan yang ada Ac nya tapi kami ingin mendengar apa yang sebernarnya terjadi ,” tegas Sandi.

BeritaSip.com