LUBUKLINGGAU – Klub taekwondo lokal, Papa Club Lubuklinggau (TPC), tampil dominan dalam Kejuaraan Taekwondo Championship Piala Dandim 0406 Lubuklinggau yang berlangsung di Taman Olahraga Megang (TOM) Kota Lubuklinggau, Sabtu (6/9/2025).
Klub asuhan Sabeum Adi Kusmiran dan Wishnu Herlambang ini berhasil memborong empat trofi bergengsi sekaligus, yakni:
Juara Umum I Kyorugi Pemula,
Klub Terbaik (Sang Juara),
The Best Atlet Kyorugi Pra Cadet Putra (Ahmad Mashar Satiawan),
The Best Atlet Kyorugi Pra Cadet Putri (Kirana Ramadhina).
Tak hanya itu, torehan medali mereka juga fantastis: 50 emas, 26 perak, dan 7 perunggu.
Turunkan 83 Atlet
Papa Club Lubuklinggau menurunkan 83 atlet pada ajang perdana ini, dengan rincian 65 atlet di kategori Kyorugi pemula dan 18 atlet di kategori prestasi.
Manajemen klub menyebut motivasi keikutsertaan mereka adalah untuk memperkenalkan Dojang Papa Club ke level nasional hingga internasional. “Target kami sejak awal memang juara, dan alhamdulillah bisa tercapai,” kata perwakilan klub.
Pelatih Adi Kusmiran menambahkan, persiapan sudah dilakukan selama dua bulan terakhir. “Latihan berjalan intensif, dan dukungan orang tua maupun sekolah sangat luar biasa. Kami berharap ke depan Lubuklinggau juga punya PPLPD (Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah) seperti daerah lain, agar pembinaan atlet semakin maksimal,” ujarnya.
Kisah Atlet Muda
Di balik sukses besar itu, ada kisah inspiratif dari atlet muda seperti Raffie Aditya. Sudah 10 tahun ia menekuni taekwondo, terinspirasi oleh kedua orang tuanya yang juga atlet.
“Target saya medali emas, dan tantangan terberat itu membagi waktu antara sekolah dengan latihan. Tapi dukungan keluarga dan pelatih membuat saya semakin semangat. Impian saya bisa menjadi atlet nasional bahkan internasional,” katanya.
Ajang Bergengsi
Kejuaraan Taekwondo Piala Dandim 0406 Lubuklinggau dibuka secara resmi oleh Dandim 0406 Lubuklinggau, Letkol Inf Arie Prasetyo Widyo Broto, melalui Kasdim Mayor Inf Khairul Ansori.
Dalam sambutannya, Khairul Ansori menyebut ajang ini digelar sekaligus untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia dan menyambut HUT ke-79 TNI. “Taekwondo bukan hanya olahraga, tapi juga sarana membentuk disiplin, sportivitas, dan semangat bela negara,” tegasnya.
Asisten III Setda Musi Rawas, H. Mukhlisin, juga menekankan bahwa kejuaraan ini menjadi wadah generasi muda untuk mengasah kemampuan sekaligus membawa nama baik daerah,”pungkasnya.






