PRABUMULIH – Sebanyak 3.598 siswa SD sederajat di Kota Prabumulih, akan melaksanakan asesmen sumatif akhir jenjang, atau penilaian terakhir jelang kelulusan dan naik tingkat ke SMP. Rangkaian Kegiatan ini sudah dimulai dari tanggal 3 Mei 2023 hingga dua Minggu berikutnya.
Kegiatan yang hanya diikuti oleh siswa kelas 6 ini, dimulai dengan ujian praktek, seminggu yang sudah berlalu. Dan ujian secara tertulis yang baru akan dimulai pada senin 8 Mei 2023.
“Siswa kita himbau selalu untuk belajar dan terus belajar, sebagai upaya untuk mempersiapkan diri jelang kegiatan ujian. Agar bisa menjawab semua soal yang diujikan,” ujar Anita Yulia SKM, kasi kurikulum Bidang Pembinaan SD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih.
Dari jumlah ribuan tersebut 22 diantaranya adalah siswa SDN 66 Prabumulih. Menurut Kepala SDN 67, Sulasma SPdI, secara umum asesmen Sumatif ini sama dengan pelaksanaan Ujian Sekolah. Hanya saja disesuaikan dengan penerapan Implementasi Kurikulum Merdeka.
“Untuk penilaian sumatif ini sama dengan ujian sekolah. Hanya saja disesuaikan dengan Implementasi Kurikulum Merdeka. Dan rangkaian ujian juga sama kita juga membutuhkan nilai ujian praktek siswa, yang baru saja selesai selama seminggu sepekan ini,” jelasnya.
Sulasma menyebutkqj, secara materi yang diujikan, hanya membahas materi dari kelas 5-6 saja. Berbeda dengan US yang membahas materi mulai dari kelas 4-6. Meski begitu, mata pelajaran yang diujikan lebih banyak, karena ada tambahan mapel PJOK dan Seni Budaya.
“Kalau biasanya US mapel PJOK dan Seni Budaya tidak masuk Asesmen tertulis. Tapi untuk penilaian sumatif, kedua mapel ini masuk ke dalam ujian praktek maupun tertulis,” ujar Rasokha.
Karena baru digelar tahun ini, Sulasma menyebut ada beberapa hal yang perlu disesuaikan. “Meski begitu, pihaknya berharap agar penilaian dapat disesuaikan. Dan para siswa dapat mengikuti rangkaian kegiatan ujian dengan baik, karenanya Kami selalu menghimbau agar para siswa siapkan diri untuk mengikuti ujian,” tukasnya.






