Cium Aroma Indikasi KKN, SIRA Demokan DAK Pendidikan di Kabupaten Muba dan Banyuasin

by -154 Views

 

PALEMBANG, BeritaSip.com – Sebagai bentuk kecintaannya terhadap bangunan yang berkualitas Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) kembali melakukan aksi demonstrasi di Kejati Sumsel. Kali ini, SIRA melaporkan dugaan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) dibidang Pendidikan yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin dan Banyuasin.

 

Direktur Eksekutif SIRA, Rahmat Sandi Iqbal mengatakan, pihaknya menyampaikan indikasi KKN di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

 

Diketahui, untuk di Kabupaten Musi Banyuasin yang dilaporkan yakni Penambahan ruang kelas Baru SMP IT AI Ka4im, Kec, Sekayu yang dikerjakan DST denilai Rp4,6 miliar, Rehabikitas Ruang kelas SMPN 2 Lalan oleh CV SMU Rp1,4 miliar, Rehab Ruang SMP UPT Pangkalan Kresik oleh CV AS Rp1.1 miliar, Rehab Ruang kelas SMPN 1 Sanga Desa oleh CV SS Rp1 miliar dan Rehab Ruang kelas SMPN 1 Batang Hari Leko oleh CV MK Rp1 miliar.

 

Sementara di Kabupaten Banyuasin ada tiga pekerjaan yang dilaporkan mulai dari Rehab SMPN 1 Muara Padang yang dikerjakan oleh CV MK senilai Rp2 miliar, Rehabilitas SMPN 1 Makarti Jaya yang dikerjakan oleh CV LS Rp2,1 miliar dan Rehab SMPN 1 Selat Penuguan yang dikerjakan oleh CV GJ Rp2 miliar.

 

“Kami percaya Kejati Sumsel masih tetap konsisten dengan menjalankan tugasnya. Oleh sebab itu kami meminta Kejati Sumsel mengusut tuntas dugaan KKN ini. Serta memanggil pihak bersangkutan mulai dari PA, PPTKA dan pihak yang terlibat dalam pembangunan tersebut untuk diperiksa sesuai dengab hukum yang berlaku,” tegasnya.

 

Disamping itu, Kasipenkum Kejati Sumsel, Mohammad Radyan yang menyambut aksi SIRA mengatakan, pihaknya tidak perna merasa dirugikan ataupun keberatan atas adanya laporan dari SIRA.

 

 

“Kami tidak perna merasa dirugikan atau tersusahkan dengan kegiatan ini. Walaupun kita bersebrangan tapi tugas kita bagaikan pemain bola, ada yang kasih umpan ada yang nembak. Terimakasih atas laporannya, untuk laporan lainnya masih dalam proses,” tandasnya.

BeritaSip.com