Palembang – Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) dalam waktu dekat akan melakukan aksi demontrasi di Mabes TNI dan Mabes Polri terkait maraknya gudang BBM Ilegal di Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir. Demikian dikatakan Direktur Eksektif SIRA Rahmat Sandi Iqbal saat menghubungi media ini, Kamis 28 Maret 2024.
Menurut Sandi, saat ini di Sumatera selatan khususnya di Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir (OKI) banyak aktivitas BBM Ilegal yang menggunakan gudang bertutup seng bahkan ada juga yang di rumah.
Hal ini tentu sangat merugikan masyarakat selain menganggu aktifitas juga menentang Pasal 55 UU Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. Yang mana pelaku dapat terancam dipidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.
Terkait permasalahan penimbunan BBM, tetunya kepolisian terus bergerak dan menegakkan hukum. Meski demikian, hal ini pun mendapat perhatian dari SIRA yang mana pihaknya akan menyampaikan pelakporan dan aksi demonstrasi di Mabes Polri dan Mabes TNI atas maraknya gudang BBM Ilegal.
“Kami akui APH terus melakukan penegakan hukum, namun demikian kami meminta kepada Mabes TNI dan Mabes Polri agar menyelidiki dan menurunkan tim untuk mengungkap siapa dalang dari maraknya BBM Ilegal ini,” kata Rahmat Sandi sembari mengatakan jika saat ini sedang dalam perjalanan menuju Jakarta.
Lebih lanjut dikakannya, berdasarkan penelusuran tim SIRA dilapangan saat ini adanya gudang BBm yang masih beraktifitas di pinggir jalan lintas Palembang-Indralaya terdapat beberapa titik seprti di Desa Soak Batok dan juga Pegayut, Pemulutan Ogan Ilir.
“Selain itu juga diduga Adanya Tempat penibunan BBM ilegal Jenis Pertalite di Pasar Raya Kerta Mukti G3 Desa Kerta mukti Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir,” katanya.
SIRA juga akan menelusuri keberadaan gudang BBM Ilegal untuk dilaporkan ke Mabes Polri dan Mabes TNI. “Sebagai control sosial kami akan terus memantau saat ini sudah beberapa gudang kami kantongi identitasnya seperti milik KyL dan Us,” tukasnya. (Rian)






