PST Laporkan Pengadaan Barang pada RSUD Kayuangung ke Kejati

by -134 Views

Palembang – Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati Situasi Terkini (PST) kembali melaporkan dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotism ke Kejati Sumsel. Kali ini mengarah ke RSUD Kayuagung atas Kegiatan Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah, Sub Kegiatan Pengadaan Peralatan dan Mesin Lainnya Sumber Pendanaan 1 Dana Transfer Umum-Dana Alokasi Umum dan 45 Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat, dengan jumlah anggaran Rp1.201.040.000.

Ketua Umum PST Alex Kazjuda SE usai menyampaikan laporan pengaduan mengatakan bahwa, kegiatan belanja tahun anggaran 2022 itu diduga terjadi adanya praktek yang mengarah pada tindak pidana korupsi. Sehingga hal ini perlu dilaporkan dan ditindaklanjuti oleh Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Kejati Sumsel.

“Rincian kegiatan tersebut kita ketahui yakni honorarium PPK dua orang, honorarium PPTK dua rang, pengadaan FotoCopy 12.160 lembar, belanja modal alat pembersih Covid  oleh PT Permana Putra Mandiri 1 Paket dan belanja modal AC, AC central daikin 1 unit,” kata Alex, Kamis 19 Januari 2023.

Menurut Alex, berdasarkan hasil monitoring dari Lembaga mereka dilapangan terkait beberapa item kegiatan yang menggunakan keuangan Negara yang dikelola Rumah Sakit Umum Daerah Kayuagung itu diduga kuat adanya unsur KKN.

Oleh sebab itu, pihakny amenyerahkan laporan pengaduan melalui PTSp Kejati Sumsel agar diusut tuntas terkait indikasi adanya pengeluaran yang tidak wajar, sehinggah diduga kuat adanya kebocoran pada KAS Negara, sehinggah terindikasi adanya kerugian.

“Sesuai dengan UUD No 14 Tahun 2008 Terkait keterbukaan informasi publik kami dari Pemerhati Situasi Terkini meminta Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan untuk Memanggil pihak dari Rumah Sakit Umum Daerah Kayu Agung (RSUD) agar secara transparasi memberikan rincian terkait pengeluaran keuangan yang kami laporkan, yang mana kegiatan yang laporkkan diduga kuat telah terjadi kemahalan harga barang (Mark Up) yang mengakibatkan terindikasi adanya kerugian negara yang cukup sistematis,” kata dia didampingi Sekretaris PST Diansyah saat dibincangi.

BeritaSip.com