Program Vasektomi di Kabupaten Banyuasin
PALEMBANG, BeritaSip.com – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Banyuasin melaksanakan program Vasektomi atau KB pria. Kegiatan ini berlangsung 24 dan 26 maret 2022 di RS Rika Amelia KM 11 Palembang.
Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banyuasin Dra. Hj.Yosi Zartini, MM mengatakan, kegiatan Vasektomi merupakan salah satu bentuk program menyukseskan KB bagi pria. Karena diketahui saat ini KB pria masih tergolong rendah.

Yosi menjelaskan menyejahterakan keluarga melalui program KB memang bukan tanggung jawab semata kaum perempuan, tetapi juga kaum pria. Sayangnya peran kaum pria masih rendah.
Saat ini partisipasi pria di Indonesia dalam menggunakan berkontrasepsi masih di bawah harapan. Dibandingkan dengan Vietnam, Filipina, atau Thailand, di negara-negara itu angka kesertaan KB pria terbilang tinggi.
Sebagaimana diketahui, tidak semua perempuan bisa memakai alat/obat kontrasepsi. Pasalnya sebagian ada yang mengalami kontraindikasi. Misalnya, kontrasepsi IUD, pil KB atau adanya penyakit seperti jantung, hipertensi.
Kondisi ini menjadi sebab mengapa kaum perempuan menghindar memakai kontrasepsi.
“Dalam posisi ini pria selayaknya mengambil bagian dari tanggung jawab istri untuk ber-KB. Salah satunya melalui KB vasektomi. Inilah salah satu cara membangun komitmen pasangan suami-istri dalam mempersiapkan keluarga yang berorientasi masa depan,” ujar Yosi.
Diungkapkannya, berorientasi masa depan manakala keluarga mempunyai perencanaan dan kesadaran yang baik dalam membangun dan menata kelola masa depan keluarganya dengan baik. Dalam program KB, aspek-aspek yang harus dipahami dalam hal ini antara lain perencanaan untuk memiliki anak, kapan harus menjarangkan jarak kelahiran, dan kapan berhenti melahirkan.
Untuk program di Banyuasin yang berlangsung selama dua hari ini diikuti 31 peserta. Dimana satu peserta juga mendapatkan uang pengayoman Rp400 ribu dalam setiap akseptor pria.

Diketahui, syarat mengikuti program Vasektomi bagi pria salah satunya tubuh yang sehat, telah mempunyai anak lebih dari 2 orang, umur diatas 35 tahun dibawah 45 tahun. Sedangkan untuk istri masih PUS (Pasangan Usia Subur) berumur antara 30 sampai 40 tahun.
“Hal ini dilakukan unttuk menyuksesan program KB pria karena pria masih minim menggunakan Kontrasepsi selama ini banyak wanita,” tutur Yosi. (Rian)








