Kunjungi Penerima Manfaat MBG, Bupati Panca Pastikan Makanan Layak dan Bergizi Cukup bagi anak sekolah

by -533 Views

Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar S.H M.Si M.I.Kom didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait kunjungi sekaligus monitoring terhadap perkembangan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada salah satu sekolah penerima manfaat yaitu para siswa SDN 8 Tanjung Raja di Desa Ulak Kerbau Baru, Kecamatan Tanjung Raja, Selasa (30/09/2025).

Program yang diluncurkan untuk mendukung salah satu dari delapan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ini untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM). Dalam pelaksanaannya, MBG bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk dengan mengurangi angka malnutrisi dan stunting di Indonesia, khususnya pada kelompok rentan seperti balita, anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui.

Seperti halnya yang dirasakan salah satu siswa SDN 8 Tanjung Raja, Fairuz sebagai penerima manfaat program MBG mengaku sangat senang dan menyukai menu MBG yang diberikan pada hari ini berupa ayam kecap, tempe goreng tepung dan sayur sop, lengkap disertai dengan beberapa buah lengkeng yang segar dan manis. Hal ini senada juga diungkapkan oleh para siswa kelas satu lainnya yang menjawab pertanyaan Bupati Panca ketika ditanyakan bagaimana rasa makanannya, apakah lebih enak kemarin ataukah hari ini? Beberapa siswa menjawab “Lemak hari ini, pak”.

Peninjauan pelaksanaan Program MBG yang dilakukan di SDN 8 Tanjung Raja dimaksudkan untuk melihat langsung dan memastikan para penerima manfaat mendapatkan makanan yang layak dengan gizi harian yang cukup sesuai dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) anak.

Selain itu juga untuk mengetahui keluhan, kendala dan hambatan yang ditemui dan akan berpengaruh pada ujung muara program Makan Bergizi Gratis (MBG) yaitu terciptanya generasi sehat dan cerdas, generasi emas 2045.

Bupati Panca menyampaikan bahwa sasaran program MBG di Kabupaten Ogan Ilir untuk anak SD dan SMP yang berjumlah kurang lebih 44.000, telah menyentuh dan dirasakan manfaatnya sekitar 30% atau sepertiganya dari total jumlah sasaran. Dan akan terus dilakukan percepatan agar seluruh sasaran dapat merasakan manfaatnya.

Disela-sela kunjungan orang nomor satu di Kabupaten Ogan Ilir itu, Kepala Sekolah SDN 8 Tanjung Raja juga menyampaikan aspirasi kepada Bupati Ogan Ilir terkait dengan tergerusnya tanah di halaman sekolah akibat saluran pembuangan dan sanitasi yang tidak baik dari lingkungan sekitar yang mengganggu proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Pria berusia 33 tahun ini menanggapi langsung agar nantinya permasalahan yang disampaikan Kepsek SDN 8 Tanjung Raja akan dibantu dari pemerintah desa setempat dengan berkoordinasi dan bersinergi dengan dinas terkait.

BeritaSip.com