Spektakuler, Karang Asam Festival 2025 Resmi Dibuka

by -471 Views

Mura Enim – Salah satu ajang bergengsi kebanggaan masyarakat Bumi Serasan Sekundang yang merupakan bagian dari Event Karisma Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, yakni Karang Asam Festival (KAF) Tahun 2025 secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumsel, H. Herman Deru pada Rabu malam (03/09) di Lapangan Karang Asam, Kecamatan Lawang Kidul.

Mengangkat tema “Labyrinth of Culture”, pembukaan Karang Asam Festival yang akan dilaksanakan 3 sampai 7 September 2025 ini berlangsung spektakuler dan disambut antusiame yang luar biasa dari masyarakat Bumi Serasan Sekundang serta Kabupaten Kota tetangga.

Pada pembukaan yang dihadiri Wakil Bupati Muara Enim, Hj. Sumarni, M.Si., dan Ketua TP. PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., tersebut, Asisten Deputi Event Daerah Kemenparekraf RI, Reza Pahlevi menyebut bahwa dirinya kagum akan Festival Karang Asam yang awalnya merupakan agenda ditingkat Kecamatan kini menjadi salah satu daya tarik pariwisata utama di Provinsi Sumatera Selatan dan merupakan bagian dari 110 Karisma Event Nusantara tahun 2025.

Dirinya memberikan apresiasi kepada Pemkab. Muara Enim dan utamanya pemuda-pemudi Karang Asam atas telah terselenggaranya kegiatan yang tak hanya mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat juga sekaligus melestarikan kebudayaan lokal yang merupakan warisan peninggalan leluhur.

Sementara itu Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., mengatakan bahwa Karang Asam Festival ini merupakan festival berbasis masyarakat lokal pertama dan satu-satunya di Sumatera Selatan. Dirinya mengatakan bahwa kegiatan ini selain menjadi wadah silaturahmi antar warga, juga merupakan ajang promosi bagi UMKM lokal dengan diikuti sebanyak 106 tenand kuliner dan UMKM khas pengusaha lokal dari Bumi Serasan Sekundang.

Bupati berharap dengan terselenggaranya festival ini dapat menjadi pematik semangat bagi daerah lainnya di Kabupaten Muara Enim untuk aktif dalam mengadakan berbagai kegiatan yang tak hanya mendukung peningkatan perekonomian juga melestarikan budaya lokal. Dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan piagam Hak Kekayaan Intelektual Komunal atas tradisi Kupik Mandi Kayik dari Kanwil Hukum Sumsel yang diterima oleh Bupati Muara Enim.

BeritaSip.com