Wou..!! Ternyata Proyek Dilingkungan Disdik Banyuasin Minim Pengawasan dan Banyak Kurang Volume

by -630 Views
by

Banyuasin – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin TA 2023 menganggarkan Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan sebesar Rp37.804.091.996,00 dengan realisasi sebesar Rp37.389.287.548,42 atau 98,90% dari anggaran.

Berdasarkan infromasi yang didapat media ini, hasil pemeriksaan dokumen dan fisik pekerjaan secara uji petik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dilaksanakan bersama PPK, PPTK, Ketua Kelompok Masyarakat, Fasilitator serta didampingi oleh Inspektorat, diketahui terdapat kekurangan volume atas 18 paket pekerjaan pada tujuh sekolah sebesar Rp266.222.456,09 dengan rincian sebagai berikut.

Perhitungan kekurangan volume pekerjaan dari hasil pemeriksaan tersebut telah dibahas bersama-sama dengan Penyedia, PPK, PPTK, dan diketahui oleh masing-masing Kepala SKPD. Hasil pembahasan kekurangan volume masing-masing pekerjaan telah dituangkan dalam Berita Acara Pembahasan Hitungan Hasil Pemeriksaan Fisik Pekerjaan, yang di antaranya menyatakan bahwa semua pihak telah mengakui dan sepakat atas hasil perhitungan, dan Penyedia bersedia menyetorkan nilai kekurangan volume tersebut ke kas daerah.

Hal ini disebabkan Kepala Disdikbud selaku PA belum optimal dalam melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan kegiatan pemeliharaan gedung dan bangunan di satuan kerjanya, selain itu PPK, PPTK dan Pengawas Lapangan Disdikbud kurang cermat dalam mengawasi dan memeriksa hasil pekerjaan yang terpasang.

Kekurangan Volume Belanja Modal Gedung dan Bangunan pada Disdikbud Sebesar Rp366.805.322,66

Disdikbud menganggarkan Belanja Modal sebesar Rp100.252.530.163,00 dengan realisasi sebesar Rp98.964.879.404,47 atau 98,72% dari anggaran, di antaranya anggaran dan realisasi tersebut merupakan anggaran untuk Belanja Modal Gedung dan Bangunan sebesar Rp73.393.675.987,00 dengan realisasi sebesar Rp72.289.182.556,47 atau 98,50% dari anggaran.

Berdasarkan pemeriksaan dokumen dan fisik pekerjaan secara uji petik yang dilaksanakan bersama PPK, PPTK, Ketua Kelompok Masyarakat/Penyedia, Fasilitator/Pengawas serta didampingi oleh Inspektorat Pemkab Banyuasin, atas paket pekerjaan pada Disdikbud diketahui bahwa terdapat kekurangan volume atas 25 paket pekerjaan pada 11 sekolah sebesar Rp366.805.322,66.

 

Next : Terdapat anggaran dan realisasi Belanja Modal yang tidak tepat Disdikbud Banyuasin Rp327.692.701,00.