Keluarga Jadi Benteng Pertahanan Kenakalan Remaja

by -345 Views

PRABUMULIH – Pendiri Komunitas Peduli Korban Narkoba ( KPKN ) Indonesia di Kota Prabumulih, Fandri Heri Kusuma menjadi nara sumber dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kota Prabumulih, pada rabu 6 maret 2024.

Kegiatan yang bertajuk pembangunan keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, mengenai promosi dan sosialisasi kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, agar menjadi orang tua hebat, generasi berencana, kelanjut-usiaan serta pengelolaan keuangan keluarga ini, dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Prabumulih Timur.

Dalam kesempatan ini Fandri menyampaikan materi tentang peran remaja dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Menurut pria berka mata ini,, Masalah penyalahgunaan Narkoba dikalangan remaja dan pelajar dapat dikatakan sulit diatasi. Hal ini karena penyelesaiannya melibatkan banyak faktor dan kerjasama dari semua pihak terkait. Baik dari unsur pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, komunitas, media massa, keluarga dan remaja itu sendiri.

“Saat ini yang menjadi benteng pertahanan dalam mengantisipasi penyalahgunaan Narkoba adalah keluarga. Karna keluarga merupakan tempat kita pulang, sejauh mana kita pergi dan sesalah apa kita melangkah, hanya keluarga yang masih bisa menerima dengan semua konseksuensinya,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PPKBPPPA Kota Prabumulih Eti Agustina, SKM MKes menuturkan bahwa kenakalan remaja di Kota nanas bisa dikatakan terus meningkat setiap tahunnya. Karena itu, peran orang tua sangatlah penting, karena madrasah yang utama adalah keluarga.

Menurut Eti, Usia remaja sangatlah membutuhkan pendidikan akhlak, adapun peran serta pihaknya adalah hanya memberikan edukasi dan pembinaan kepada remaja di wilayah Kota Prabumulih.

“melalui kegiatan pembinaan ini bukan hanya meliputi kenakakan remaja akan tetapi memberikan edukasi tentang kesehatan dan juga akhlak, diharapkan kedepannya para remaja dapat memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif dan produktif. Dan ana remaja masa kini harus melek tekhnologi dan memilik keimaman dan ketaqwaan yang kuat,”harapnya.

BeritaSip.com