Demo di Kejati Sumsel, PST Laporkan 12 Pekerjaan pada Enam Dinas di Pemkab Muba

by -126 Views

Palembang,BeritaSip.com – Puluhan massa tergabung dalam Lembaga Pemerhati Situasi Terkini (PST) mendatangi Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel). Kedatangan mereka sekaligus melakukan aksi demonstrasi dan melaporkan indikasi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada enam pekerjaan yang dikelolah oleh enam OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.

Diketahui dalam hal ini menyalmpaikan laporan pada yakni pada pekerjaan di Dinas Badan Benanggulangan Bencana, Kegiatan Pembangunan Akses Jalan Desa Bayat Ilir – Desa Pangkalan Bayat Kecamatan Bayung Lincir Pada Dinas Badan Benanggulangan Bencana, tahun anggaran 2021 yang dikerjakan oleh PT. Musi Indo Sejahtera, sebesar Rp.3.933.239.293, Dinas Perdagangan dan Perindustrian pada Pembangunan Gedung Produksi dan Promosi Gambo Muba pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian, tahun anggaran 2021 yang dikerjakan oleh Anugrah Glory Sriwijaya, sebesar Rp.3.370.123.448, Pembangunan Sarana Pendukung Pasar Randik sekayu (Pembangunan Selaras Los, Penimbunan dan Pembuatan Tembok Penahan Halaman Parkir, Pembuatan Pos Jaga, Rehab Total WC, Pembangunan Moshollah) yang dikerjakan oleh CV. Castro sebesar Rp.1.512.422.556 dan Rehab Sedang Sedang Gedung Kantor Disdagperin pada Dinas  Pedagangan dan Perindustrian tahun anggaran 2021 yang dikerjakan oleh Wirajaya Sarana Sebesar Rp.733.975.074.

Kemudian di Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah pada Pemeliharaan atau Rehabilitasi Gedung Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah pada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, tahun anggaran 2021 yang dikerjakan oleh CV. Bima Jaya Mandiri, sebesar Rp.743.238.226, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan pada Pengadaan Pembangunan Gedung Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tahun anggaran 2021 yang dikerjakan oleh CV. Trio’n Manunggal, sebesar Rp.1.492.956.646.

Selain itu juga di Dinas Perhubungan pad Pembangunan pagar bandara pangeran abdul hamid pada dinas perhubungan tahun anggaran 2021 yang dikerjakan oleh PT. Karya Pelindung Nusantara, sebesar Rp.5.139.453.638, Pembangunan Pagar Keliling dan Taman Gedung Pengujian Kendaraan Bermotor pada Dinas Perhubungan, Tahun anggaran 2021 yang dikerjakan oleh CV. Raja Persada Sebesar Rp.739.626.061.

Serta di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang pada Peningkatan ruas jalan babat – sungai angit pada dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang dikerjakan oleh PT. Dwi Urip sebesar Rp.24.697.182.763, Peningkatan Jalan Lumpatan – Muara Teladan Kec. Sekayu pada Dinas PUPR tahun anggaran 2021 yang dikerjakan oleh PT. Innevo Karya Andessindo sebesar Rp.4.950.582.141, Peningkatan Jalan Karang Ringin – Pengadaan Kec. Lawang wetan (Bantuan Keuangan Provinsi) pada Dinas PUPR tahun angggaran 2021 Yang dikerjakan oleh CV. Cahaya Makmur Sebesar Rp.6.956.611.064 dan Peningkatan Jalan Kasmaran – Pingap Kec. Babat Toman (Bantuan Keuangan Provinsi) pada dinas PUPR tahun anggaran 2021 yang dikerjakan oleh CV. Patra Sejati sebesar Rp.5.957.948.861.

“Berdasarkan hasil monitoring dari Lembaga kami dilapangan terkait beberapa item kegiatan yang menggunakan keuangan Negara, yang dikelola oleh 6 OPD di Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Dalam hal tersebut kami selaku pengawasan dari kontrol sosial terkait penggunaan keuangan Negara yang mana hari ini mengadakan aksi damai sekaligus sebagai pelapor terkait adanya indikasi dugaan Tindak Pidana Korupsi pada beberapa kegiatan,” tegas coordinator Aksi, Alex Kazjuda, Selasa (9/8/2020).

Diketahui, aksi mereka pun disambut baik oleh Kasi Penkum Kejari Sumsel, M Radyan dan atas laporan PST akan menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang ada.

BeritaSip.com