PRABUMULIH,BeritaSip.com – Sebanyak 779 lembar ijazah SMP dan SD di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kota Prabumulih, dimusnahkan. Pemusnahan berlangsung di kantor Disdik yang disaksikan Iptu Zulkipli Kepala Biro Operasional sat Interkam Polres Prabumulih dan beberapa Kepala Sekolah sebagai saksi.
Kasi Kurikulum dan penilaian Bidang Pembinaan SMP, Agus Apriatno SPd menyampaikan, bahwa ijazah yang dimusnahkan kali ini sebanyak 776 eksemplar. Dengan rincian SMP 112 eksemplar, blanko ijazah SD tahun 2018/2019 193 dan SD tahun 2019/2020 sebanyak 471 lembar.
Kadisdik Kota Prabumulih, Kusron SPd MSi mengatakan bahwa ijazah dilakukan pemusnahan setiap tahun. Selain kelebihan kebutuhan, serta apabila terjadi kesalahan dan kekeliruan dalam penulisan ijazah, ada pengganti yang disediakan.
“Nah ijazah yang salah, disertakan kembali dengan bukti kesalahan. Angga blangko kebutuhan sebagai pengganti dapat di sekolah yang dibutuhkan. Selebihnya sisa dan blangko yang sangat tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar bersamaan dan dilihat oleh para saksi,” jelasnya.
Pria ini menuturkan, memang jumlah blanko yang diterima ada kelebihan sebanyak 10 persen, itulah sebagai cadangan, dan sebagai antisipasi apabila terjadi kesalahan dalam penulisan.
“Apabila sudah lebih dari satu tahun, semua kebutuhan sudah terpenuhi, blanko tidak digunakan maka semua blanko akan dimusnahkan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Kabid pembinaan SD, Sri Septi Wartini SPd MH rasa syukur atas dimusnahkan nya seluruh bilang ku ijazah yang sudah tidak lagi digunakan. Pakai kepala bidang pembinaan sd yang sebentar lagi memasuki masa purna bhakti, container bersyukur karena pekerjaannya sudah selesai dilaksanakan.
“Terakhir sudah melaksanakan pembinaan dan memantau pelaksanaan pembelajaran tatak muka terbatas, bersama para pengawas. Hari ini memusnahkan blanko ijaza dan ijazah yang mengalami kesalahan dalam penulisan sudah dilaksanakan, insyaallah per 1 oktober sudah tidak lagi masuk kerja, semua tugas sebagai Kabid sudah tuntas,” tandasnya yang didampingi oleh kabit Pembinaan SMP, Nopri Adison SPd MSi.
Hanya Undang Setiap Perwakilan Potensial
PRABUMULIH, BeritaSip.com – Karena berada pada masa pandemi, maka pengurus PGRI kota prabumulih, hanya mengundang perwakilan setiap kecamatan yang berpotensi untuk mau menjadi pengurus PGRI di tingkat kecamatan masing-masing, untuk mengikuti kegiatan konferensi dan pelantikan pengurus cabang PGRI kota Prabumulih, di SMK PGRI 2 Prabumulih.
Seperti disampaikan oleh ketua pgri kota prabumulih melalui sekretaris nya Abdul Hadi SPd MSi kepada koran ini, selasa (28/9/2021. Keterbatasan jumlah undangan dalam rangka mematuhi protokol kesehatan serta efektivitas program pgri yang dapat terlaksana meski berada pada masa pandemi.
“Ada perwakilan dari setiap cabang, yang dinilai potensial dan loyal dalam melaksanakan kepengurusan pgri di tingkat kecamatan. maka yang diundang hanya mengundang calon pengurus masing masing Kecamatan yang ada di Kota Prabumulih, Dari 6 kecamatan prosesnya sama, hanya mengambil ketua Wakil, sekretaris dan bendahara,”jelasnya.
Usai ditentukan pilihan para ketua wakil ketua sekretaris dan bendahara pengurus cabang langsung dilantik oleh ketua pgri kota prabumulih, Kusron SPd MSi yang disaksikan oleh Ketua Yayasan Pembina Lembaga pendidikan (YPLP) PGRI kota Prabumulih, HM Rasyid SAg MM.
“Mengenai kepengurusan di tingkat kecamatan masing-masing seperti kepala seksi dan lainnya merupakan tanggung jawab pengurus inti. Setelah pelantikan ini, tanggung jawab pengurus adalah membuat program kerja yang nantinya akan diakomodir oleh Pengurus PGRI Kota Prabumulih,”tandasnya.






