Palembang- Sekertaris Kota Palembang, Ratu Dewa (RD) meminta kepada pihak terkait untuk menyegerakan pendataan guru honorer yang belum terdata di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Hal ini dikatakan RD dalam sambutannya di acara Silahturahmi dengan Dewan Pendidikan Kota Palembang, Honorer Tenaga Pendidikan (Tendik) dan Guru Honorer Pejuang Dapodik di Gedung Guru PGRI, Kamis (04/07/2024). Menurutnya, pihaknya menerima laporan tersebut dari Dewan Pendidikan Kota Palembang.
Hal ini berkaitan dengan adanya penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) guru di Kota Palembang. Dikatakannya, melalui data yang ada saat ini untuk kuota guru P3K ada sebanyak 1.258.
“Kuota guru P3K ada 1.258, ini diisi oleh guru yang tercatat di Dapodik hanya sebanyak 543 orang dan sebanyak 382 orang lagi belum terdata. Sementara sisanya belum terisi untuk kuota P3K,” tuturnya.
Untuk itu, pihaknya telah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang dan Kepala BKPSDM untuk menyegerakan guru honorer yang belum terdata di Dapodik. “Sudah kita koordinasikan dengan pihak terkait agar mempermudah mereka pada seleksi P3K mendatang,” pungkasnya.
Senada, Ketua Dewan Pendidikan Sekaligus Ketua PGRI Provinsi Sumatera Selatan, Ahmad Zulinto, membenarkan adanya keluhan dari guru honorer yang belum terdata di Dapodik. Maka dari itu pihaknya meminta kepada Pemerintah Kota Palembang untuk membantu percepatan pendataan tersebut. “Itulah tugas kita. Untuk membantu kesejahteraan guru,” singkatnya.






