Pertama Dalam Sejarah, Atlet Galang Dana di Lampu Merah Demi Ikut PON

by -179 Views

PALEMBANG, BeritaSip.com – Puluhan atlet pelatda PON Sumsel melakukan penggalangan dana dengan cara turun ke jalan untuk meminta sumbangan. Aksi tersebut dilakukan lantaran belum terealisasinya alat pertandingan yang pernah dijanjikan KONI Sumsel beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data dihimpun, para atlet melakukan penggalangan dana di lampu merah simpang 5 DPRD Sumsel, Jumat (13/8/2021). Mereka juga khawatir tidak bisa mengikuti pelaksanaan PON di Papua yang sebentar lagi akan digelar.

Salah satu pelatih cabang olahraga Pelatda R mengatakan, jika kondisi atlet saat ini seolah kehilangan arah lantaran tuntutan berprestasi tidak didukung dengan peralatan yang maksimal. Selain itu, terdapat beberapa atlet yang juga belum menerima uang pembinaan.

Mengenai peristiwa tersebut, Ketua KONI Sumsel Hendri Zainudin dikutip dari Instagram pribadinya mengaku terkejut mengingat aksi yang dilakukan pertamakali dalam sejarah Indonesia.

“Kita dikejutkan ada oknum pelatih atlit mintak duit dijalanan dan ini pertamakali dalam sejarah indonesia. Apa si mau didemokan semua telah terskedul,” katanya.

Hendri menilai, tuntutan yang membuat para atlet turun ke Jalan itu hanya alat pertansingan saat PON saja.

“Tuntutannya cuma satu, alat pertandingan waktu PON. Kan pertandingan bulan sepuluh kenapa itu mau diributkan kecuali besok mau tanding, saya lihat ini ada nilai politisnya, inj sungguh memalukan sebagai seorang patriot olelahraga, ini memaksakan kehendak untuk malu ya silakan kita malu bersama,” jelas Hendri didalam akun Instagramny.

Lebih jelas Hendri mengatakan, terkait peralatan pertandingn saat ini dalam peroses pengadaan.

“Semua sudah terpenuhi kecuali satu alat pertandingan saat PON. Dan sekarang dalam proses pengadaan, perlu diingat negara kita ini punya mekanisme pencairannya kecuali duit itu ditunda di KONI. Hal ini dianggap memaksa untuk memalukan sumsel,” tandasnya.

BeritaSip.com