PALEMBANG – Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak boleh hanya diukur dari fisik bangunan, melainkan juga dari kapasitas manusianya. Prinsip ini melatarbelakangi diskusi saat Satgas menerima kunjungan mahasiswa FK Universitas Sriwijaya di Poskotis TMMD pada Sabtu (1/8/2026) pagi.
Saat memaparkan program kepada mahasiswa, Babinsa Serma Mulyadi menerangkan bahwa sasaran nonfisik seperti penyuluhan kesehatan dasar dan pemberdayaan masyarakat memegang porsi yang sama pentingnya dengan pembangunan jalan atau jembatan. Intervensi nonfisik ini dinilai menjadi kunci utama agar masyarakat memiliki kemandirian jangka panjang setelah masa bakti TMMD selesai.
Pihak Kodim 0418/Palembang berharap kunjungan ini dapat membuka mata generasi muda, khususnya calon tenaga medis, mengenai realitas kebutuhan edukasi kesehatan di wilayah pinggiran. Keterlibatan aktif elemen mahasiswa dalam memahami isu ini diharapkan mampu melahirkan kolaborasi berkelanjutan yang berdampak langsung pada indeks kesehatan warga setempat.






