PALEMBANG – Keberhasilan proyek infrastruktur di daerah pinggiran kota sangat bergantung pada manajemen waktu dan pengorganisasian tenaga kerja yang efektif. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang pada hari ke-15 pelaksanaannya di Kelurahan Talang Jambe. Melalui rutinitas apel pagi yang ketat, TNI berhasil membangun sistem kerja yang terukur guna mempercepat penyelesaian Mushala Baitul Makmurin.
Apel pagi dalam dinamika militer bukan sekadar formalitas baris-berbaris, melainkan sebuah rapat koordinasi taktis harian. Di sinilah komando lapangan memetakan keahlian masing-masing personel untuk disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan. Selain pembagian beban kerja yang merata, pengarahan pagi ini menjadi sarana krusial untuk mengingatkan para pekerja akan pentingnya menjaga keselamatan di tengah ritme kerja konstruksi yang padat.
Begitu komando dibubarkan, efisiensi manajemen tersebut langsung terlihat pada pembagian sektor kerja di area mushala. Tidak ada penumpukan tenaga kerja di satu titik; sebagian prajurit fokus pada pemasangan keramik lantai utama, sebagian meratakan semen lamir di dinding, sementara tim lainnya menyisir dan membersihkan sisa puing bangunan. Koordinasi yang rapi ini membuat setiap menit waktu kerja menjadi produktif dan berkualitas.






