Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Prabumulih Ibu Hj. Linda Apriana Arlan beserta jajaran, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus sebagai langkah konkret pengendalian inflasi daerah. Berbagai komoditas pangan strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan kebutuhan pokok lainnya disediakan dengan harga subsidi.

“Inflasi merupakan tantangan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi. Kenaikan harga barang yang tidak terkendali berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Oleh karena itu, Gerakan Pangan Murah ini hadir sebagai langkah nyata pemerintah untuk memastikan warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” ujar Hj. Linda Apriana Arlan.
“Gerakan pangan murah dan pasar murah ini adalah cara Pemerintah Kota Prabumulih mengontrol harga sembako dan stoknya. Kami berharap program ini mampu menekan angka inflasi serta membantu memulihkan dan menggeliatkan kembali perekonomian masyarakat,” pungkas pihak Pemerintah Kota Prabumulih.
-
- Beras SPHP: Rp59.000 per 5 kg.
- Minyak Goreng: Rp12.000 per liter.
- Gula Pasir: Rp13.000 per kg.
- Kebutuhan Lain: Telur ayam, bawang merah, dan cabai dengan selisih harga signifikan dibanding pasar.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait, antara lain DPRD Kota Prabumulih, Kejaksaan Negeri Prabumulih, Polres Prabumulih, Pengadilan Negeri Prabumulih, Dandim 0404/ME, Danramil, Staf Ahli TP PKK Kota Prabumulih, BIN, BNN, BPS, serta BULOG.









