Yusuf Malaya Targetkan 95 Persen Ormas di Sumsel Bersatu : Ormas Bukan Tempat Premanisme

by -439 Views

Palembang – Semangat persatuan mewarnai kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Koalisi Ormas Bersatu Sumsel yang digelar di Markas Besar Harimau Sumatera Bersatu (HSB), Jalan Sultan M Mansyur, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Ramadan 1447 Hijriah ini mengusung tema “Mempererat Hubungan Persaudaraan dan Menumbuhkan Rasa Kekeluargaan”. Acara tersebut diprakarsai oleh Ormas HSB dan dihadiri berbagai organisasi kemasyarakatan dari seluruh Sumatera Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tokoh Ulama Habib Amak Sihab serta Tokoh Masyarakat Diki Haitami yang juga merupakan Dewan Pembina dan Penasehat DPP HSB.

Selain itu, sejumlah pimpinan ormas yang tergabung dalam Koalisi Ormas Bersatu Sumsel juga hadir, di antaranya Ketua Umum DPP HSB H Satria Amri Ramadhan, S.IP., M.M, Ketua PMPB Sumsel M Yusuf Malaya, Ketua DPW PEKAT IB Sumsel Ir Suparman Romans, Ketua DPD FCS Sumsel Gerry Hari Wijaya, Ketua PPM Sumsel Gerty Gunung Iskandar Alamlah, serta Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Palembang Nursyamsu M.A.H Iding.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PMPB Sumsel M Yusuf Malaya menegaskan pentingnya persatuan antarormas demi menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

Menurutnya, setiap organisasi memiliki visi, misi, dan aturan organisasi (AD/ART) yang pada dasarnya bertujuan untuk kebaikan masyarakat, bukan untuk membuat keributan.

“Tidak ada organisasi yang mengajarkan anggotanya membuat onar atau menjadi preman. Semua organisasi memiliki orang-orang baik yang ingin berkontribusi bagi masyarakat,” kata Yusuf Malaya.

Ia bahkan menargetkan sekitar 95 persen ormas di Sumatera Selatan dapat bersatu dan berkoalisi demi menciptakan sinergi yang kuat dalam menjaga ketertiban dan kedamaian di daerah.

“Target kami, minimal 95 persen ormas di Sumsel bisa bersatu. Namun itu tidak akan tercapai tanpa keinginan bersama dari seluruh organisasi,” ujarnya.

Yusuf juga mengakui bahwa dirinya memiliki keterbatasan dalam berbagai hal. Meski demikian, ia tetap berkomitmen untuk terus berbuat bagi masyarakat melalui kerja nyata.

“Saya menyadari memiliki banyak keterbatasan, baik dari segi ilmu maupun kemampuan. Tetapi saya memiliki niat untuk berbuat dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap masyarakat dapat melihat bahwa organisasi kemasyarakatan mampu menjadi wadah yang menyatukan berbagai elemen masyarakat serta memberikan manfaat nyata.

“Yang paling penting, ormas harus mampu memberikan rasa nyaman, aman, dan damai di tengah masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Yusuf juga mengingatkan agar setiap anggota ormas tidak membawa nama organisasi dalam persoalan pribadi.

“Kalau ada masalah pribadi satu atau dua orang, jangan membawa nama organisasi. Kita harus menjaga marwah organisasi masing-masing,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh ormas di Sumatera Selatan untuk bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas daerah.

Menurutnya, mulai dari tingkat DPD hingga ranting, ormas harus memiliki satu komando dalam menjaga keamanan serta membantu menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat.

“Ormas harus hadir memberikan kontribusi bagi pemerintah dan masyarakat, terutama dalam menjaga rasa aman dan damai,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusuf juga menyampaikan bahwa PMPB Sumsel telah menyediakan bantuan hukum gratis bagi anggota maupun masyarakat yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat.

Ia berharap kegiatan silaturahmi antarormas seperti ini tidak hanya dilakukan sesekali, tetapi bisa terus berlanjut di masa mendatang.

“Mudah-mudahan silaturahmi ini tidak hanya terjadi hari ini. Ke depan kita berharap hubungan ini terus terjaga, sehingga jika ada masalah besar bisa diperkecil, dan masalah kecil bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.

Menurut Yusuf, persatuan antarormas akan menjadi kekuatan besar dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan masyarakat di Sumatera Selatan.

BeritaSip.com