Peran Guru di Masa Depan Tetap Penting di Era Teknologi

by -304 Views
by

Guru adalah tenaga pendidik yang memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pemahaman, pengetahuan dan karakter para siswanya. Di seluruh dunia, guru dipandang sebagai pekerjaan yang amat mulia karena mereka adalah tombak untuk mencetak generasi mendatang untuk membangun dan meneruskan sebuah bangsa.

Mereka telah mengabdikan diri untuk senantiasa mengajarkan ilmu, mengarahkan dan membentuk anak didiknya untuk menjadi orang yang berguna di masa depan.

Kita telah melihat bagaimana proses mengajar guru dari waktu ke waktu, dengan sistem dan peraturannya sendiri. Namun, seiring dengan berkembangnya zaman, peran guru mengalami berbagai macam transformasi, terutama di era teknologi saat ini.

Dengan adanya inovasi-inovasi mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI), aplikasi pendidikan yang menjamur sampai pembelajaran yang marak dilakukan secara daring kini sudah mulai menjadi khalayak umum di masyarakat, termasuk di Indonesia. Hal ini justru memunculkan pertanyaan: apa mereka masih relevan di masa depan?

Tentunya, teknologi telah memiliki pengaruh besar di era digital saat ini, terutama dalam aspek pendidikan. Jadi, apakah guru tergantikan?

Kecanggihan di masa sekarang membuka banyak kesempatan dan pintu pendidikan yang semakin luas untuk para siswa belajar dengan akses yang tak terbatas. Mulai dari tutorial video di Youtube, materi pelajaran yang bisa dicari dengan mudah hanya dengan satu klik, sampai kursus dari berbagai macam topik pun tersedia.

Meski teknologi memberikan berbagai kemudahan bagi para siswa, kabar baiknya tetap tidak akan menggantikan guru sebagai seorang pembimbing. Mereka tak hanya menyalurkan pengetahuan namun berfungsi untuk memajukan keterampilan, kreativitas, dan memenuhi kebutuhan spesifik serta emosional para siswa.

Pendidikan itu tak hanya sebatas mentransfer ilmu, tetapi juga tentang bagaimana para pendidik dan peserta didik membangun kedekatan personal. Guru punya peran besar untuk mendukung siswa lewat dukungan empati, emosional dan interaksi sosial yang tak bisa digantikan oleh mesin.

Dalam konteks ini, sejatinya teknologi dapat menjembatani untuk memperdalam ikatan guru dan siswa misalnya dalam hal komunikasi dan pemantauan siswa baik dalam akademik, kinerja maupun sikap sehari-hari.

Dengan segala hal yang sudah dijabarkan di atas, perubahan ini menuntut para tenaga pendidik untuk senantiasa dan bersedia beradaptasi dan mengembangkan skill yang akan tetap relevan di era modern ini.

Contohnya pelatihan berbasis teknologi, pemahaman tentang dunia digital dan kecerdasan buatan (AI), ataupun kemampuan mengelola sistem akademik secara hibrida dengan menggabungkan unsur luring dan daring.

Tak luput, pemerintah dan berbagai instansi pendidikan harus bersedia mengadakan dukungan yang memadai bagi guru untuk menemani langkah mereka dalam menghadapi perkembangan zaman ini.

Meskipun semua sudah semakin canggih dan mutakhir, peran guru tak akan tergantikan. Justru pendidikan di masa depan adalah kolaborasi antar teknologi dan guru yang saling memudahkan satu sama lain untuk menciptakan pengalaman belajar baru dengan nuansa digitalisasi yang mumpuni.

 

 

Artikel ini dilansir dari Radar Sukabumi
Oleh Beril Rabbani 
Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung