Drama Penalti Budapest: Tekuk Arsenal, PSG Juara Liga Champions Dua Musim Beruntun!

by -1655 Views
PSG Juara Setelah Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti Dramatis
BUDAPEST, Beritasip Sport – Paris Saint-Germain (PSG) sukses mempertahankan takhta tertinggi sepak bola Eropa. Raksasa Prancis tersebut keluar sebagai juara Liga Champions 2025/2026 setelah menumbangkan Arsenal lewat drama adu penalti dengan skor 4-3 di Puskás Aréna, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.
Pertandingan harus ditentukan lewat babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 120 menit.
Jalansnya Pertandingan: Saling Balas Gol
Arsenal langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan. Laga baru berjalan lima menit, publik London Merah langsung bergemuruh. Kai Havertz sukses mencetak gol cepat setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang PSG. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Les Parisiens meningkatkan intensitas serangan. Kerja keras anak asuh Luis Enrique membuahkan hasil pada menit ke-64.
PSG dihadiahi penalti setelah terjadinya pelanggaran di kotak terlarang. Ousmane Dembélé yang maju sebagai eksekutor dengan tenang mengecoh penjaga gawang Arsenal. Skor berubah menjadi 1-1.
Meski kedua tim saling jual beli serangan hingga babak perpanjangan waktu (extra time) berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Laga pun berlanjut ke babak adu penalti.
Drama Adu Penalti dan Rekor Back-to-Back
Di babak penentuan, mentalitas juara PSG berbicara. Setelah penendang kedua tim sempat gagal, momen krusial terjadi pada penendang terakhir Arsenal. Bek The Gunners, Gabriel Magalhães, gagal menunaikan tugasnya setelah sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang. PSG pun menang adu penalti dengan skor 4-3.
Kemenangan ini membawa PSG mengukir sejarah dengan meraih gelar juara back-to-back (dua musim berturut-turut), setelah mereka juga mengangkat trofi Si Kuping Besar pada musim 2024/2025 lalu. Bagi sang pelatih, Luis Enrique, ini merupakan trofi Liga Champions ketiga sepanjang karier manajerialnya.
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang kutukan Arsenal yang belum pernah mencicipi gelar juara di kompetisi kasta tertinggi benua biru tersebut.

BeritaSip.com