PALI – Sosok Hj. Fenti Sukarti menjadi perhatian dalam peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres PALI 3 di Talang Kerangan, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Jumat (16/5/2026).
Di tengah semangat pemerintah menjalankan program pemenuhan gizi nasional, Hj. Fenti Sukarti tampil sebagai mitra lokal yang aktif menggerakkan pemberdayaan masyarakat melalui operasional dapur tersebut.
Dapur SPPG Polres PALI 3 diresmikan langsung secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan disambut antusias masyarakat serta jajaran pejabat daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Setda PALI Haryono mewakili Bupati PALI, Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, unsur Forkopimda, kepala OPD, hingga para relawan dan tenaga operasional dapur.
Program itu merupakan hasil kolaborasi antara putra-putri daerah asal PALI bersama Polres PALI dan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga lokal.
Bagi Hj. Fenti Sukarti, keberadaan dapur tersebut bukan hanya soal penyediaan makanan sehat, tetapi juga menjadi jalan bagi masyarakat kecil untuk memperoleh penghasilan.
Ia mengungkapkan, sejak dapur mulai beroperasi, banyak warga sekitar yang kini terlibat sebagai relawan maupun tenaga operasional harian.
Kondisi itu dinilai sangat membantu perekonomian keluarga, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan tetap.
“Alhamdulillah, hadirnya Dapur SPPG Polres PALI 3 ini membuka banyak lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Banyak relawan yang sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo karena dengan adanya dapur ini mereka bisa mendapatkan penghasilan untuk membantu kebutuhan hidup dan pendidikan anak-anak mereka,” ujar Hj. Fenti Sukarti.
Menurut Fenti, program tersebut memberikan dampak sosial yang sangat besar karena masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut dilibatkan secara langsung dalam proses pelayanan.
Ia menilai kolaborasi seperti itu penting agar program pemerintah benar-benar dirasakan hingga ke tingkat bawah.
“Ini bukan hanya tentang dapur dan makanan bergizi, tetapi bagaimana masyarakat bisa ikut tumbuh bersama. Ada ibu-ibu yang sekarang punya penghasilan tambahan, ada warga yang merasa lebih berdaya karena dilibatkan dalam kegiatan positif,” katanya.
Fenti juga berharap program Dapur SPPG Polres PALI 3 dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun pelayanan berbasis pemberdayaan masyarakat.
“Semoga Dapur SPPG Polres PALI 3 ini menjadi berkah dan barokah bagi masyarakat Kabupaten PALI serta mampu meneruskan visi dan misi Bapak Prabowo yang sangat peduli dan mencintai rakyatnya sampai ke daerah pelosok,” tambahnya.
Keberadaan dapur tersebut kini tidak hanya dipandang sebagai bagian dari program nasional pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat kecil di Kabupaten PALI yang mendambakan kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan hidup.






