PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menegaskan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Sumsel dipastikan stabil dan aman. Jaminan ini diberikan untuk memberikan ketenangan bagi masyarakat yang sedang menjalani puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah, sekaligus merespons kekhawatiran terkait dinamika ekonomi global.
Dalam pernyataannya pada Selasa (24/3/2026), Herman Deru menyebutkan bahwa distribusi energi di Bumi Sriwijaya tetap terkendali berkat koordinasi intensif dengan berbagai pihak.
“Saya tegaskan, stok BBM di Sumatera Selatan aman dan distribusi ke setiap SPBU berjalan lancar. Tidak ada kelangkaan yang perlu dikhawatirkan masyarakat,” ujar Herman Deru saat meninjau situasi daerah di Palembang.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah provinsi telah mengantisipasi lonjakan konsumsi yang biasanya terjadi selama periode Lebaran. “Kita sudah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memperkuat pasokan, terutama di jalur-jalur krusial yang dilalui pemudik. Jadi, distribusi selama masa mudik hingga arus balik ini kita pastikan tanpa kendala berarti,” tambahnya.
Meskipun situasi global saat ini memberikan tekanan pada sektor energi, Gubernur Sumsel mengimbau warga untuk tidak panik dan tetap bijak dalam mengonsumsi energi.
“Meskipun stok aman, saya tetap mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup hemat energi. Kesadaran kita bersama dalam menggunakan BBM secara bijak akan membantu menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah ketidakpastian global,” pungkasnya.
Berdasarkan data di lapangan, tanggal 24 Maret 2026 memang menjadi salah satu puncak pergerakan kendaraan di jalur Tol Kayuagung-Palembang dan Lintas Sumatera, seiring dengan berakhirnya masa libur resmi bagi ASN dan pekerja di wilayah tersebut.






