Audiensi ke Rektor UIN, Ketum PMPB Sumsel Siapkan Kolaborasi Akademisi untuk Bangun Palembang

by -629 Views

Palembang – Menjelang pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan, Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya, melakukan audiensi dengan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., di ruang pertemuan rektor, Kamis (12/2/2026).

Audiensi ini menjadi bagian dari langkah awal konsolidasi organisasi, sekaligus mempererat sinergi antara PMPB dan kalangan akademisi. Diketahui, Rektor UIN Raden Fatah juga merupakan salah satu Dewan Pembina PMPB Sumsel.

Yusuf Malaya menyampaikan apresiasi atas sambutan pihak kampus. Ia mengakui PMPB memiliki banyak program yang dirancang untuk kepentingan masyarakat, namun membutuhkan dukungan intelektual agar pelaksanaannya lebih maksimal.

“Program PMPB cukup banyak, tetapi kami menyadari ada keterbatasan dalam menjalankannya. Karena itu kami menggandeng para profesor, doktor, dan akademisi untuk membantu di berbagai bidang, mulai dari kebudayaan, sejarah, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Yusuf.

Menurutnya, keterlibatan kalangan kampus menjadi kekuatan tersendiri bagi organisasi.

“Jarang organisasi masyarakat didampingi langsung oleh para akademisi. Ini menjadi semangat bagi kami untuk bergerak lebih terarah,” katanya.

Yusuf menambahkan, semangat persatuan yang menjadi kekuatan Kerajaan Sriwijaya menjadi inspirasi gerakan PMPB. Ia menilai kejayaan Sriwijaya lahir dari kekuatan kolektif, bukan individu.

“Nilai persatuan itulah yang ingin kami hidupkan kembali. PMPB ingin hadir di tengah masyarakat lewat program nyata di bidang ekonomi, budaya, pendidikan, dan keagamaan,” ujarnya.

Ia berharap pelantikan DPD PMPB Sumsel yang dijadwalkan pada 14 Februari mendatang berjalan lancar dan menjadi awal konsistensi gerakan sosial organisasi.

Di tempat yang sama Rektor UIN Raden Fatah, Prof. Muhammad Adil, menyambut baik kehadiran PMPB. Ia menilai organisasi tersebut memiliki semangat membangun Sumatera Selatan dan Palembang dengan mengangkat kembali identitas sejarah daerah.

“Kawan-kawan PMPB ingin masyarakat sejahtera. Kami melihat kepemimpinan Pak Yusuf sangat konsen, bukan hanya untuk anggota, tetapi juga masyarakat luas,” ujar Adil.

Ia juga menyoroti bahwa meski belum resmi dilantik, PMPB telah menjalankan sejumlah kegiatan internal, termasuk pembinaan anggota.

Namun, ia menegaskan kolaborasi kampus dengan organisasi masyarakat harus berbentuk dialog.

“Kita ingin diskusi bersama, bukan ceramah satu arah. Kampus dan organisasi masyarakat perlu duduk sejajar membahas persoalan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, UIN Raden Fatah siap membuka ruang kajian dan forum diskusi yang dapat melibatkan PMPB dalam merumuskan program berbasis akademik.

Audiensi ini diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara dunia akademik dan organisasi masyarakat dalam mendorong pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.

BeritaSip.com