Gandeng Senior dan Stakeholder, ASITA Sumsel Siapkan Langkah Besar Majukan Industri Travel

by -1567 Views

Palembang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Sumatera Selatan menggelar acara Halal Bihalal yang dikemas secara kreatif bersama workshop bertema “Biar Cuan Memasarkan Bisnis Tour dan Travel”, Kamis (10/4), di Hotel Parkside Palembang.

Ketua DPD ASITA Sumsel, Feby Yoland Effendy, S.IP., M.Si., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dikolaborasikan agar lebih menarik dan bermanfaat. “Selain bersilaturahmi, kami ingin anggota mendapatkan tambahan ilmu dan peningkatan keterampilan. Kami juga mengundang para senior ASITA Sumsel untuk reuni dan temu kangen, salah satunya Bapak Saleh Ismail, mantan Ketua ASITA Sumsel periode 2010–2014,” ujarnya.

Program 2025: Fokus Internal dan Dorongan Status Bandara Internasional

Lebih lanjut, Feby mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, ASITA Sumsel akan fokus pada penguatan internal organisasi. “Kita harus solid secara internal agar bisa lebih optimal dalam menjalin kerja sama eksternal, baik dengan asosiasi lain, mitra, maupun pemerintah,” katanya.

Salah satu fokus utama ASITA Sumsel adalah mendorong pengembalian status Bandara SMB II Palembang menjadi bandara internasional. “Status internasional bandara sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi, serta menunjang kelangsungan bisnis biro perjalanan wisata di Sumatera Selatan,” tegasnya.

Dengan infrastruktur yang telah memadai, seperti Jakabaring Sport City dan LRT, ditambah pengalaman menyelenggarakan ajang bertaraf internasional seperti Asian Games, Sumsel memiliki daya tarik kuat yang perlu didukung dengan kemudahan akses wisatawan mancanegara melalui bandara internasional.

Kolaborasi untuk Paket Wisata Murah dan Menjangkau Semua Kalangan

Dalam mendukung peningkatan pariwisata, ASITA Sumsel juga berencana menjalin kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel untuk menghadirkan paket wisata yang terjangkau. “Kami akan mencoba menurunkan harga hotel bintang lima hingga bintang tiga agar tercipta paket wisata yang lebih murah dan sesuai dengan anggaran wisatawan maupun anggaran pemerintah,” jelas Feby.

Ia juga mengajak seluruh anggota ASITA Sumsel untuk aktif memasarkan produk wisatanya melalui website resmi www.asitasumsel.com. “Silakan menghubungi Sekretaris Eksekutif DPD ASITA Sumsel, Ibu Qori Rahayu, untuk menyampaikan paket wisata Anda, baik itu untuk umrah, haji, inbound, maupun outbound,” imbuhnya.

Pengakuan Senior dan Pesan Perubahan

Mantan Ketua DPD ASITA Sumsel 2010–2014, Saleh Ismail, turut memberikan apresiasi atas kepemimpinan Feby. “Dulu beliau adalah sekretaris saya. Sejak itu saya lihat potensinya besar, dan sekarang terbukti mampu melanjutkan tongkat estafet ASITA dengan sangat baik,” ujarnya.

Saleh juga berbagi cerita tentang dinamika bisnis travel yang penuh tantangan sejak satu dekade terakhir. Ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan zaman. “Dulu kami bisa bepergian ke berbagai negara secara gratis karena diundang, tapi kini dunia sudah berubah. Travel harus adaptif, kreatif, dan tetap semangat,” pesannya.

Prosesi dan Kehangatan Silaturahmi

Acara semakin hangat dengan prosesi penyerahan bingkisan kepada para mantan Ketua DPD ASITA Sumsel, termasuk penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta. Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan terasa saat para anggota saling bersalaman dan berdiskusi ringan seusai acara.

Turut hadir dalam kegiatan ini, narasumber Ferdi Kawi serta jajaran pengurus dan anggota ASITA Sumatera Selatan dari berbagai daerah.

BeritaSip.com