Dukungan Terhadap Ratu Dewa untuk Pimpin Kota Palembang Periode 2024-2029 Terus Bermunculan 

by -3874 Views

Palembang – Sosok H Ratu Dewa yang kini menjabat sebagai Pj Wali kota Palembang tentu tidak asing bagi warga Kota Palembang. Selain aktif menyerap informasi melalui media sosial, suami dari Dewi Sastrani ini juga terkenal sering terjun ke lapangan untuk mengetahui apa saja yang menjadi kendala di masyarakat.

Media ini menghimpun tidak jarang Ratu Dewa terjun ke lapangan untuk melihat kondisi genangan air, jalan rusak bahkan kondisi sampah. Terkadang informasi yang dia terima melalui instagramnya pun langsung ditindaklanjuti.

Berkaitan dengan sampah, Ratu Dewa tak menapik hal ini merupakan tugas pemerintah, Meski demikian, dia juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan demi menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman.

“Hari ini saya menyempatkan diri untuk melihat petugas kebersihan bergotong-royong mengangkut sampah liar di daerah Talang Jambe Palembang. Terlihat ada 50 orang petugas kebersihan dan 11 dump truk diterjunkan untuk membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah. Untuk mengatasi jumlah sampah di Palembang yang mencapai sekitar 1200 ton per hari, diperlukan peran serta masyarakat. Semua pihak, termasuk swasta dan pedagang, diharapkan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memilah jenis sampah agar dapat diolah lebih lanjut,” ungkap Ratu Dewa saat terjun ke Jalan AMD Sugih Waras Lorong Nangka 3, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang pada 31 Maret 2024 lalu.

Perhatian Ratu Dewa terhadap Kota Palembang nampaknya mendapat sorotan dari elemen masyarakat sehingga diyakini akan dapat memenangkan pada Pemilihian Wali Kota Palembang mendatang.

Seperti Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) DPW Sumsel Feriyandi mengatakan, akan mengerahkan seluruh anggota untuk mendukung Ratu Dewa. “Kami akan kerahkan seluruh PAC se Palembang untuk mendukung Ratu Dewa,” katanya, Selasa 9 April 2024.

Sebelumnya, Kader Gerindra Palembang mendorong dan berharap Ratu Dewa dan Prima Salam berpasangan di Pilkada Palembang 2024.

Ratu Dewa merupakan Pj Walikota Palembang saat ini dan Prima Salam merupakan Ketua DPC Gerindra Palembang.

Kader Gerindra Palembang melihat ada kecocokan antara keduanya. Selain itu, ada kesamaan visi dan misi dari Ratu Dewa dan Prima Salam. “Sebagai kader kami melihat keharmonisan antara keduanya dengan komunikasi yg sangat intens sekali akhir akhir ini, serta mendapat restu dari yang kami patuhi yaitu ibu Kartika Sandra Desi selaku ketua DPD Gerindra Sumsel sehingga kami mendorong dan berharap agar pak Dewa dan Prima Salam dapat berpasangan dalam pilkada nanti,”kata Anggota DPRD Kota Palembang terpilih periode 2024-2029 Dany Desrandy Shariff SH MKn, Senin (8/4/2024).

Alasan yang disampaikan Dany karena Dewa dan Prima Salam memilki hubungan emosional yang sangat baik sehingga jika berpasangan keduanya sangat tepat. Kemudian keduanya terlihat jelas mendapat restu dari Ketua DPC Gerindra Sumsel yakni Kartika Sandra Desi. “Namun kita tunggu keputusan DPP siapa yang akan diusung dalam pilkada Palembang nanti,”ungkap dia.

Pihaknya membantah bahwa belum ada komunikasi politik yang intens antara Prima Salam dengan Fitrianti Agustinda. “Terkait foto yang dibuat dan disebarkan oleh beberapa masyarakat tidak lain aspirasi sebagian masyarakat saja,” kata dia.

Sebelumnya, Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) telah melakukan survei LKPI yang berlangsung 26 Februari-5 Maret 2024 menggunakan metode sampel dan melibatkan 1.000 responden dari 100 kelurahan. Ratu Dewa mendapat elektabilitas 35,8 persen dari jawaban spontanitas pemilih pertanyaan terbuka.Lewat metode penarikan sampel menghasilkan random sampling dengan margin of error sekitar 3,1 persen dan kepercayaan 95 persen.

Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan responden dan semua peneliti lapangan mahasiswa.

Hasil pemilih Ratu Dewa menjadi yang tertinggi dari nama bakal Cawako Palembang 2024 lain seperti Fitrianti Agustinda sebesar 16,9 persen, Yudha Pratomo 2,5 persen, Nasrun Umar 1,4 persen, Charma Afrianto 1 persen, M Hidayat 0,5 persen, Mgs Syaiful Fadli 0,4 persen, Zaitun Mawardi Yahya 0,1 persen, Yulian Gunhar 0,1 persen, dan massa yang belum menentukan pilihan 41,3 persen.

Kemudian dalam uji simulasi semi terbuka dengan menyodorkan 21 nama calon Wali Kota. Hasilnya, Ratu Dewa meraih 48,4 persen, Fitrianti Agustinda 25,3 persen, Nasrun Umar 2,5 persen, Yudha Pratomo 2,6 persen, Akbar Alfaro 2 persen , Charma Afrianto 1,2 persen, Ahmad Zulinto 1,1 persen, Mgs Syaiful Fadli 0,9 persen, Zaitun Mawardi Yahya 0,7 persen, M Hidayat 0,6 persen, Basyarudin Akhmad 0,5 persen, dan nama calon lainnya masih di bawah 0,5 persen.

Serta massa yang belum menentukan pilihan ada 12,7 persen.Sementara dari uji simulasi lima nama calon, Ratu Dewa tetap jadi kandidat terkuat dengan 52,6 persen dibandingkan nama-nama lainnya, seperti Fitrianti Agustinda 26,8 persen, Nasrun Umar /3,4 persen, Yudha Pratomo 2,6 persen, Charma Afrianto 1,6 persen, dan massa yang belum menentukan pilihan ada 13,0 persen.

Bahkan uji simulasi tiga nama calon Ratu Dewa 54,1 persen, Fitrianti Agustinda 27,6 persen, Nasrun Umar 3,8 persen, dan massa yang belum menentukan pilihan ada 14,5 persen.Dari latar belakang, pemilih menjatuhkan pilihan kepada Ratu Dewa dipengaruhi tiga komponen.

Faktor tersebut yaitu bisa membawa perubahan Palembang lebih baik dari bukti hasil kerja nyata dan perhatian pada rakyat, serta berpengalaman di pemerintahan dengan skors angka di atas 70 persen. (Rian)

 

BeritaSip.com