PRABUMULIH, BeritaSip.com – Ketua Kwartir Cabang gerakan Pramuka Kota Prabumulih, HA Sobri SH kembali melantik Majelis Pembimbing dan pengurus Pimpinan Satuan Karya (Saka) di lingkungan Kwarcab Pramuka Kota Prabumulih, Yaitu Sak Widya Budaya Bhakti.
Ketua Majlis pembimbing Saka adalah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih, Kusron SPd MSi serta pengurus, yang merupakan ASN dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih.
“merujuk kepada keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 053 tahun 2014, tentang petunjuk penyelenggaraan Satuan Karya Widya budaya Bakti menjelaskan bahwa tujuan Saka Widya budaya Bakti adalah, memberi wadah pendidikan dan pembinaan bagi prasiaga untuk mengenalkan nilai-nilai kepramukaan kepada anak usia dini, melalui pengembangan karakter fisik kecakapan dan kemampuan berbuat kebaikan.
“nilai-nilai inilah Nanti yang dapat menjadi bekal bagi kehidupan dan penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat bangsa dan negara, melalui Gerakan Pramuka yang merupakan proses pendidikan non formal bagi kaum muda di lingkungan sekolah dan luar lingkungan keluarga,” kata Ketua Kwartir Cabang gerakan Pramuka Kota Prabumulih, HA Sobri SH, usai pelantikan majelis pembimbing dan pengurus Saka Widya budaya Bakti, di Kafe Bang Ali, selasa (7/12/2021).
Pengurus Saka Budaya Bhakti Kwartir Daerah Sumsel, Sugiyono saat dimintai komentarnya menyampaikan bahwa setelah dilantik diharapkan para pengurus segera merealisasikan program kerja.
“Tidak perlu khawatir tentang rancangan program kerja, karena di kuartir daerah semuanya sudah jelas. dan itu sudah bisa menjadi rujukan bagi Saka Widya budaya bakti di tingkat cabang untuk segera merealisasikan sesuai dengan keadaan daerah masing-masing,” ujarnya.
Diketahui, Saka Widya budaya Bhakti ini, baru kali ini dibentuk, oleh sebab itu Ketua Majelis pembina mengajak agar para pengurus belajar dan koordinasi bersama untuk melaksanakan regenerasi sejak dini dalam menanamkan nilai nilai kepramukaan.
“Untuk satuan Karya (Saka) harus melaksanakan regenerasi. Saka ini mestinya memang sudah menjadi darah daging Dinas Pendidikan.Kami sebagai majelis pembimbing hanya menjalankan peran dengan sifat koordinasi, yang ujung tombak pelaksana kegiatan adalah para pimpinan satuan karyana itu sendiri,” tambah Kusron SPd MSi.(*)






